7 Tahun Gojek dan Belajar Memahami Proses Startup Bisnis

Barusan buka aplikasi gojek dan lihat gambar (disamping) ini.
*
Sebagai perusahaan yang memiki impact & value yang besar, 7 tahun proses gojek sampai dititik ini menurut saya tergolong cepat. Coba saja bandingkan dengan perusahaan transportasi, logistik dan payment lainnya.

Tapi proses yang cepat ini wajar, karena gojek adalah startup. Dan dari beragam definisi startup yang ada, yang saya pahami startup itu berambisi untuk menguasai pasar dengan cepat.

Karena syaratnya adalah “menguasai pasar dengan cepat” maka aturan umum tidak berlaku pada startup. Seperti misalnya aturan kalau bisnis mau buka cabang maka owner bisnis mesti menyisihkan revenuenya untuk pengembangan. Kalau dengan aturan ini perlu waktu lama untuk pengembangan, maka engga bisa startup begini, karena karakternya harus cepat. Opsi membuka investasi dengan metric selain laba-rugi lebih cocok untuk startup.

Atau misal lainnya adalah aturan kalau mau punya bisnis hotel maka harus punya properti. Kalau dengan aturan ini perlu banyak sekali properti yang harus dimiliki agar bisa menguasai pasar dan itu engga mungkin, maka engga bisa startup begini, karena karakternya harus menguasai pasar. Opsi memindahkan key resource menjadi key partner lebih cocok untuk startup.

Makanya sering kita lihat meme-nya. Perusahaan media terbesar tidak punya jurnalis, peruaahaan akomodasi terbesar tidak punya properti, dsb. Gojek mungkin nanti masuk listnya, banyak malah kategorinya: perusahaan logistik, perusahaan F&B/retail, perusahaan emoney terbesar tanpa punya “resources”.

Namun di sisi lain 7 tahun itu bukan waktu yang sebentar. Apalagi setelah saya lihat perjalanannya di wikipedia. Gojek ditahun 2010-2014 hampir sama sekali tidak ada rekam jejaknya. 5 tahun sepi. 2010 mulai dengan 20 rider. Lalu setelah 2015 gojek mengeluarkan mobile apps, baru mulai eksponensial perkembangannya, 800 ke 30.000 riders dalam waktu 7 bulan. Dan seterusnya perkembangannya sampai sekarang.

Okelah gojek sekarang begini, jadi banyak startup yang mau seperti gojek. Tapi 5 tahun yang sepi itu. Bagian sejarah yang tidak terekam itu. Mungkin itu saat bisnis tidak berkembang​. Mungkin itu saat ada kesusahan yang datang. Apa kita siap juga melaluinya?

**

ditulis dalam perjalanan kereta Bandung-Jogja, dalam rangka mau meeting pembukaan Ruangreka Jogja.

Leave a Reply