Tawassul

Lepas maghrib, aku berdoa, bertawassul. Tapi tidak ada kata yang keluar, hanya air mata dan lirih. Tidak ada amal baik yang bisa kuingat ** Bandung, […] Read More

Tuhan, Maaf Aku Sibuk

Panggil-Mu dari surau tua di sudut jalan; Walau sayup terdengar, mengusik juga; Tapi Tuhan, maaf aku sibuk; Ah.. waktunya makan siang.

Kemenangan Indonesia

Dimana Sang Saka? Malah warna warni yang berkibar. Kemana persatuan? Malah perbedaan yang diangkat. Saling serang, saling tikam. Padahal katanya kita semua bersaudara. Beri janji, […] Read More

Arkana

Engkau yang berhati terang Kabut sunyi engkau telanjangi sendiri Tak murung engkau melangkah dalam sepi Membawa asa dan narasi rindu Di sini aku tertinggal dalam […] Read More

Yang Terbuang

Negeri ini tidak kurang orang pintar, hanya kurang penghargaan Yang pintar tak dianggap, diambilah ke negeri orang Yang ingin kembali ditendang Yang tidak kembali digunjing […] Read More

Adang Anak Pengerajin Tempe

Teng..Teng..Teng.. Lonceng sekolah terdengar menggema Teredam dengan riuh ramai anak-anak yang keluar main Riang..Gembira.. Sebagian berebut berlari ke tukang gameboy Sebagian bermain kelereng di halaman […] Read More

Monologue

Apalah daya aku hanyalah flouresens. Mana sanggup aku mengatur yang bukan menjadi hakku. Namun mereka terus mencerna, Kujawab saja dengan retoris, “bagaimana mungkin bulan bersinar […] Read More