Malam

Ketika nurani terketuk dan tak ada yang bisa mengimbangi, maka malam selalu bisa jadi temanku berdiskusi. Ia setia. Namun jika kau berdiskusi dengan malam, jangan pernah mengharap jawaban. Ia menjawabmu dengan pertanyaan dan pertanyaan, sampai kau tersadar ketika panggilan Tuhan menyapa dan malam telah pergi.

Gelisah tak selalu hanya diam, gamang tak berarti tanpa tindakan, namun bukan berarti juga berbuat dalam kegelapan. Setidaknya malam ini aku sadar itu.

**
Bandung.28 Januari 2011.

Leave a Reply

Your email address will not be published.