WFH ala Isaac Newton

Tempatnya di London, tahunnya 1665. Usianya 20-an ketika Great Plague (wabah besar) menyebar dan menewaskan seperempat populasi Kota London.⁣

Itu 200 tahun sebelum bakteri yang menyebabkan wabah besar itu diketahui. Tapi pun dalam ketidaktahuan, pemerintah mencoba mencegah wabah tersebut dengan menerapkan “social distancing”.⁣

Kampus dan dosen diliburkan, mahasiswa dipulangkan -walaupun engga libur-libur banget masih ada tugas dan kerjaan yang mesti diselesaikan-. “Work from home” mungkin sekarang istilahnya. Kampusnya pada saat itu, Universitas Cambridge juga diliburkan, mangkanya dia pulang ke Woolsthorpe Manor. ⁣

Mengisi waktu #wfh dia penuhi meja kerjanya dengan coret-coretan matematika. Selesai dengan matematika dia bereksperimen dengan prisma. Bosan di ruangan sesekali dia keluar rumah, merenung di bawah pohon apel yang tidak dia tahu saat itu kalau nantinya itu akan jadi sangat fenomenal.⁣

Sekitar 6 bulan #wfh dia menemukan dasar-dasar kalkulus, teori optik serta teori gravitasi dan gerak.⁣

Itu kalau Isaac Newton #wfh ⁣
Kalau saya ya itu di foto ngoprek-ngoprek radio gaya retro, kali bisa jadi monitor buat binge watch serial-serial jaman bahela.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *