Sirine meraung,
tapi bukan pertolongan yang datang,
melainkan represi.
Kau sebut itu prosedur,
kami bilang itu ngawur.
Di tepi jalan, tubuh terbujur,
bukan lagi penumpang, bukan lagi pengemudi,
hanya angka di catatan negara.
Aspal masih hangat, tapi hatimu dingin.
Dan post mortem
lebih jujur dari konferensi pers yang melempem.
Pertanyaan retoris menggantung di udara:
hari ini siapa yang lagi-lagi menderita?
~2 September 2025~