Panji Prabowo

Malam-Malam Seperti Ini (2)

Kemudian malam-malam seperti ini melegitimasi suara-suara di kepala untuk berisik dan mengusik tuannya. Sekarang sudah besok lalu tidur kehilangan tujuannya. ~21 Feb 2020~

Terlalu Banyak

Terlalu terlalu banyak perasaan, terlalu banyak pemikiran dan terlalu banyak wajah pada dunia yang biner ini. Pemrosesannya tidak sampai. ~5 Feb 2020~

Pilih-Pilih

Yakin Tuhan Maha Mendengar ketika berdoa, lupa Tuhan Maha Melihat ketika berdosa.   ~21 Des 2019~

Lalu Bagaimana Aku yang Mau Abadi

Kereta berangkat dan angin berlalu. Timur ditinggal dan bintang tidur satu-satu. Katanya nyala juga akan gelap. Katanya tanah retak lalu menggersang. Katanya mati hanya persoalan waktu. Lalu bagaimana aku yang mau abadi?   ~11 Desember 2019~

Sisa-Sisa Sejarah

Seperti anjing, mereka menjilat hingga liurnya menetes kemana-mana. Tapi tidak seperti anjing, mereka tidak kenal loyalitas dan kata setia. Buang saja orang-orang sepert ini. Tidak malu mereka minta jatah. Tanpa peduli itu tidak absah. Ronin-ronin tanpa tuan sisa-sisa sejarah.   ~8 November 2019~

Permisif

Sebenarnya aku mencari yang ringan-ringan saja. Tidak ku menolak menunduk, hanya kujadikan tujuanku di tanah, agar menundukku ada arti. Tidak ku belok kiri, hanya ku belok kanan, dengan badanku menghadap kiri. ~16  Oktobber 2019~

Kebenaran Bukan Hasil Kebetulan

Tidak harus, tetapi boleh. Bukan karena biasa dan sering, lalu menjadi benar. Benar adalah betul yang tidak terbatas oleh lazim dan waktu. Karenanya kebenaran itu bukan hasil kebetulan.   ~7 Oktober 2019 ~

Mencari Widji Thukul

Mencari pembenaran Dalam Kamar 6×7 Meter. Mencari kebenaran dengan Peringatan. Tidakku temukan. ~23 Sep 2019~