Panji Prabowo

Ini hari-hari yang biasa dalam perjalanan waktu. Prosesnya rigid. Selalu meninggalkan masa lalu, menjalani masa kini dan menuju ke masa depan. Kita saja yang membuatnya jadi rumit. Seperti yang saya lakukan sekarang, menertawai waktu dengan kembali ke masa lalu melalui sebuah foto.

Dulu superman harus terbang melawan rotasi mengelilingi bumi untuk memundurkan waktu beberapa detik demi menyelamatkan lois lane. Tapi superman yang sekarang tidak pernah lagi begitu. Tidak pernah atau malah tidak bisa lagi karena logika pembuat filmnya sudah beda. Logika mana yang benar tidak perlu diperdebatkan, karena yang dibuat toh superman.

Dan yang penting saya bukan superman, jadi tidak perlu terbatas dalam logika filmnya. Saya mungkin hyperborean. Malah kita semua mungkin hyperborean, atau akan menjadi paling tidak. Baik yang secara definisi aslinya atau simbolisasi dari nietzche. Tapi sudah malam, mungkin saya bahas lain kali saja kalau ingin lagi.

**

Foto kesatu adalah restoran di sudut alun-alun praha, kelak semoga mampir lagi di sana sekedar ngopi dan foto untuk pamer di story.

Foto kedua adalah tatakan gelas yang saya beli di sana yang tugasnya selain sesuai dengan namanya juga sebagai pengingat, dan dalam hari-hari yang biasa ini dia sangat berhasil dalam menjalankan tugasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *