Panji Prabowo

Ngecap, dengan bunyi e pepet seperti pada kata ‘lemak’, adalah bentuk tidak baku dari kata yang bisa berarti memberi cap (contoh: Pak RT mengecap surat dinas) atau juga bisa berarti merasakan/mengenyam (contoh: Pak RT pernah mengecap pendidikan di Finlandia).

Tapi kalau Ngecap disuarakan dengan bunyi e taling seperti pada kata ‘petak’, itu jadi istilah untuk bicara yang lebih menjurus pada membual atau jualan (contoh: Dia jago ngecap). Mungkin asalnya dari ‘memberi kecap’, yang kalau dalam makanan jadi lebih manis.

Nah terkait ‘Ngecap’ yang kedua, terutama dalam konteks jualan (marketing dan sales) saya punya 2 tipe yang saya suka pakai.

Yang pertama, mungkin istilahnya bisa disebut Jualan Obat. Karena formatnya kurang lebih seperti tukang obat kalau jualan: Paparkan masalah, kasih solusi, tunjukan efek obatnya. Tipe ini simpel banget, dan formatnya bisa dipakai dalam banyak kondisi dan sudut pandang.

Contoh yang paling mudah diciriin adalah pemakaian tipe ini pada format iklan 30 detik. Contoh ada tukang ojek tiba2 bilang: “aduh pala Sy sakit.” Lalu ada orang out of nowhere nyaut: “minum Bodrex dong.” Dan tukang ojek kembali menanggapi: “Wah thx sy jadi bisa narik lagi.”

Contoh yang serupa untuk iklan Promag atau juga dalam iklan Sensodyne (slide 2).

Tipe Jualan Obat ini sebenarnya bisa jadi bentuk simplifikasi dari konsep 3 Babak yang umum ada di cerita-cerita atau film-film yaitu: Setup, Confrotation lalu Resolution.

Nah tipe yang kedua yang saya suka, lebih plek-plekan lagi ngambil formatnya dari film, persisnya Film Pixar.

Hampir semua film Pixar (dan Disney) mempunyai format seperti yang ada di slide ke-3 gambar yang saya post di atas.

Lalu karena sudah dipanggil untuk makan malam, jadi saya tidak lanjutin nulis postingan ini. ✌️

**

Foto diambil di Jakarta Creative Hub bulan lalu, ketika saya membawakan materi “How to Pitch Your Product” yang salah 2 slidenya ada di gambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *