6.46 pagi waktu bandung bagian utara. Matahari masih di timur tapi hangatnya mengudara. Tanjakan miring 45 hajar saja. Karena paduan tawa, letih …
Jiwo atau Arjiwo adalah nama lain dari kegelisahan yang tak sempat disuarakan oleh Panji. Ibarat kaset, Jiwo adalah side-b yang lebih tenang, lebih peka, dan lebih berani dalam merayakan sunyi.
Jika Panji hidup di dunia terang, penuh struktur, dan logika, maka Jiwo tinggal di sela-sela malam, di kereta terakhir, di percakapan yang tak selesai. Ia muncul dari jeda, dari rindu yang tak tersampaikan, dari pertanyaan yang tak punya alamat.
6.46 pagi waktu bandung bagian utara. Matahari masih di timur tapi hangatnya mengudara. Tanjakan miring 45 hajar saja. Karena paduan tawa, letih …
Malam di distrik sentani timur. Lebih malam dari malam di jakarta timur. Karena kala malam jadi berbeda. Karena sangkakala jadi perang mahabharata. …
Bu, aku mau mengadu. Anak cucumu tidak tahu malu. Besok upacara bukan bendera yang kau jahit yang dikibarkan, tapi baliho-baliho bersayap yang …
Di samping kantor walikota ada pengemis miskin papa. Bajunya kumal, mukanya kusam, taman kotanya indah. Di bangku trotoar di bawah kanopi cantik …
Dia butuh kata-kata. Kata-kata yg bisa membuat bunyi berisik meteran listrik yg minta diisi berhenti. Kata-kata yg bisa membuat istrinya yang mengomel …
Malam menjadi marginal. Untuk cahaya lampu yang ikut terpendar. Untuk suara kencang yang hanya di kepala. Untuk garis-garis batas yang menjadi tidak …
Dinyanyikan para pejuang yang nadanya sumbang. Diiringi kemacetan dan orang-orang yang pulang. Temanya jalan-jalan besar bertrotoar padahal cuma repertoar. Suara masyarakat kecil …
Kulihat anak-anak yang berlari berdulu-duluan di jalan gelap ini. Mereka takut menjadi yang paling belakang di rombongan. Lalu kulihat bukannya gelap yang …
Suara tv yang hanya menjadi latar, dan sofa oranye yang sisinya penuh cakar, dan wastafel penuh piring kotor sehabis makan malam, dan …